Manado, Sulawesi Utara
Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Terkemuka Sejak 1957

Mewujudkan Keluarga Responsible & Inklusif di Sulawesi Utara

Pelopor gerakan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan HIV & AIDS yang komprehensif, profesional, dan berkelanjutan.

PKBI Sulut Ringkasan

Pengelolaan & Capaian Dampak

Aktif

Dana Kelola Hibah/Donor

Rp 3,5 Miliar / Tahun

Populasi Kunci Dampingan

LSL, TG, PWID, PSP

Wilayah Kerja Utama

Manado, Bitung, Tomohon, Ternate

UU Ormas No. 16/2017 26 Daerah di Indonesia
Sejarah & Legalitas

Lembaga Swadaya Masyarakat Pelopor Berkeluarga Bertanggung Jawab

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) didirikan pada tanggal 23 Desember 1957. PKBI mempercayai bahwa Keluarga yang bertanggung jawab akan menjawab permasalahan kesehatan, sosial, serta meningkatkan kesejahteraan di Indonesia.

PKBI merupakan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang berpayung hukum UU RI Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Perppu No. 2 Tahun 2017 menjadi Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan. Saat ini PKBI memiliki 26 kantor daerah tingkat provinsi, lebih dari 100 cabang kabupaten/kota, dan 14 klinik di seluruh Indonesia.

Pendiri Sebagai Pahlawan Nasional (2022)

Pada tahun 2022, Pemerintah RI menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada pendiri dan ketua pertama PKBI, Dr. R. Soeharto. Hal ini menjadi pendorong semangat kami dalam pemenuhan HKSR.

VISI PKBI

"Terwujudnya keluarga dan masyarakat Indonesia yang bertanggung jawab dan inklusif."

MISI UTAMA ORGANISASI
  • Memberdayakan masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang bertanggung jawab.
  • Membangun gerakan remaja yang inklusif.
  • Memberikan Pelayanan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Secara Komprehensif, Profesional Dan Inklusif.
  • Mempengaruhi dan menguatkan para pengambil kebijakan untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi HKSR.
  • Mengembangkan Organisasi yang profesional untuk mencapai kemandirian dan keberlanjutan.
Arah & Rencana Strategis

TARGET

Enam strategi utama PKBI Sulawesi Utara dalam mewujudkan kemandirian organisasi dan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR).

Strategi I

Masyarakat paham dan mampu memutuskan pilihan secara sadar sesuai tugas perkembangannya dan memperjuangkan hak – haknya.

Strategi II

Remaja mampu menciptakan strategi pengambilan keputusan ruang-ruang.

Strategi III

Meningkatnya model-model layanan kesehatan keluarga komprehensif PKBI yang menjadi referensi pihak lain.

Strategi IV

PKBI berhasil mempengaruhi Pemerintah untuk Mendukung Model Kesehatan Keluarga yang Komprehensif Berbasis Data.

Strategi V

PKBI menjadi organisasi yang terpercaya dengan jaringan yang kuat dan luas.

Strategi VI

PKBI Pusat, Daerah dan Cabang menjadi Organisasi yang kuat dalam Kelembagaan, SDM, Keuangan dan Aset.

Nilai-Nilai Utama PKBI

Prinsip dasar yang melandasi setiap kerja dan dedikasi staf serta relawan PKBI Sulawesi Utara.

Kerelawanan

Kesediaan berkontribusi pikiran, waktu, tenaga, keahlian, dan materi dalam melaksanakan aktivitas tanpa orientasi keuntungan materil.

Kepeloporan

Keberanian menginisiasi gagasan baru, metode, dan pendekatan baru yang bertanggung jawab dalam mewujudkan cita-cita organisasi.

Profesional

Memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan standar etika dan mutu yang telah ditetapkan secara ketat.

Kemandirian

Kesanggupan berpikir, bersikap, dan bertindak serta menguasai sumber daya tanpa tergantung dengan pihak lain.

Pondasi Filosofi

5 Dimensi Keluarga Bertanggung Jawab

PKBI percaya "Keluarga yang bertanggung jawab" akan menjawab permasalahan kesehatan, permasalahan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan dengan memperhatikan 5 dimensi penting:

Kelahiran

Perencanaan keluarga & hak reproduksi

Kesehatan

Kesehatan fisik, mental, & HKSR

Pendidikan

Edukasi karakter & pengetahuan sosial

Kesejahteraan

Ketahanan sosial budaya & ekonomi

Masa Depan

Visi jangka panjang SDM unggul

Portofolio Kerja

Program Kerja Unggulan PKBI Sulut

Berbagai inisiatif strategis untuk memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi serta kelompok rentan di Sulawesi Utara.

Penanggulangan HIV & AIDS

Edukasi & pencegahan, penjangkauan kelompok berisiko, konseling & tes HIV, pendampingan rujukan ARV, serta pengurangan stigma & diskriminasi.

Layanan Konseling & Test

Youth PKBI (Youth Center)

Wadah inklusif yang dikelola dan melibatkan orang muda untuk belajar, berorganisasi, konseling, serta memperoleh edukasi HKSR.

Gerakan Orang Muda

Inklusi Disabilitas

Memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak layanan kesehatan seksual dan reproduksi yang terjangkau, ramah, dan inklusif.

Akses Ramah Disabilitas

Humanitarian & PPAM

Respons bencana dan situasi darurat dengan Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) kesehatan reproduksi untuk kelompok rentan.

Tanggap Bencana PPAM

Program RESPOND

Responding with Essential SRHR Provision and New Delivery Mechanism — Menjamin layanan SRHR tetap berkualitas saat krisis/pandemi.

Inovasi Akses Layanan

Pemberdayaan & Bina Ana Prasa

Pemberdayaan kelompok NAPZA, gender, pekerja seks perempuan, serta pendampingan anak berhadapan dengan hukum/masalah sosial.

Perlindungan Hak Rentan
Inovasi Layanan Kesehatan

Mekanisme Penjangkauan & Skrining Mandiri HIV

PKBI Sulut mengelola pendampingan untuk 4 populasi kunci: LSL, Transgender, PWID, dan Pekerja Seks Perempuan (PSP) di Manado, Bitung, Tomohon, dan Ternate.

Aktivitas Penjangkauan & Drop In Center (DIC)

  • Virtual Outreach & Tatap Muka: KIE, distribusi kondom & pelumas.
  • Mobile Clinic & Pick Up (Door to Door): Tes HIV inisiasi & rujukan ARV.
  • Fasilitas Kesehatan Mitra DIC: RS Kandouw, Puskesmas Sario, Puskesmas Tikala Baru, Puskesmas Teling Atas, Puskesmas Ranotana Weru.
  • Layanan Terpadu: Tes HIV/IMS, PrEP, SHH, Pengobatan, dan Dukungan Psikososial.
Teknologi Inovatif

Skrining HIV Mandiri via OFT (Oral Fluid Test)

Metode diagnostik memanfaatkan cairan mulut yang mempermudah pemeriksaan awal secara mandiri, nyaman, dan terjaga kerahasiaannya.

99% Tingkat Akurasi Tinggi
Non-Invasif Tanpa Jarum Suntik

* Catatan: OFT mendeteksi antibodi HIV (bukan virus langsung). Memiliki masa jendela 3-6 minggu. Hasil positif wajib dilanjutkan Tes Konfirmasi di faskes.

Advokasi & Hak Asasi Manusia

Community Strengthening System & Human Rights (CSS-HR)

Mengidentifikasi & mengadvokasi kebijakan yang mendukung penanggulangan HIV, mendokumentasikan pelanggaran HAM & KBG, menyediakan Paralegal Officer & Community Liaison Officer bekerjasama dengan **LBH Manado**.

Program Penanggulangan AIDS & Komunitas

Peta Direktori Hotspot (528 Titik)

Akses pemetaan spasial 528 titik sebaran hotspot di Sulawesi Utara, mencakup 397 titik Hotspot Komunitas PSP Program Penanggulangan AIDS 2026 serta 131 hotspot jaringan pemuda dan layanan publik di Kota Manado, Kota Bitung, dan Kota Tomohon.

Struktur Organisasi

Kepemimpinan PKBI Daerah Sulawesi Utara

Nakhoda penggerak misi kemanusiaan dan HKSR di wilayah Sulawesi Utara.

Ketua Daerah

dr. Franckie R.R Maramis

M.Kes, PKK, Sp.KKLP

"Memastikan komitmen medis dan standar layanan kesehatan reproduksi yang inklusif bagi seluruh masyarakat."

Direktur Eksekutif

Serjio Christian Saeh

S.H, M.Pd

"Mengarahkan eksekusi operasional program, kemitraan strategis, dan penguatan hak-hak kelompok masyarakat rentan."